LAPORAN PRAKTIKUM KIMIA UJI LARUTAN ELEKTROLIT DAN NON ELEKTROLIT

Oleh Kelompok 5 :


  Dahlia Sylviana P
Lutfi Anggi Dwi A
Miftakul Farid
Reza Nanda T
Yenny Rokhmawati

SMA MUHAMMADIYAH 3 TULANGAN
JANUARI 2014



Tanggal Praktikum
Kamis, 16 Januari 2013

  Tujuan
Menguji hantaran listrik melalui larutan
Mengidentifikasi larutan elektrolit dan non elektrolit

Dasar Teori
Larutan elektrolit adalah larutan yang dapat menghantarkan listrik. Sedangkan larutan non-elektrolit adalah larutan yang tidak dapat menghantarkan arus listrik.
Daya hantar listrik larutan elektrolit bergantung pada jenis dan konsentrasinya. Daya hantar listrik larutan adalah kemampuan larutan untuk menghantarkan listrik.
Larutan elektrolit kuat adalah larutan yang dapat menghantarkan arus listrik dengan baik. Hal ini disebabkan karena zat terlarut akan terurai sempurna (derajat ionisasi ? = 1) menjadi ion-ion sehingga dalam larutan tersebut banyak mengandung ion-ion.
Larutan elektrolit lemah adalah larutan yang dapat menghantarkan arus listrik dengan lemah. Hal ini disebabkan karena zat terlarut akan terurai sebagian (derajat ionisasi ? << 1) menjadi ion-ion sehingga dalam larutan tersebut sedikit mengandung ion. 

Alat dan Bahan

Alat
Bahan
1.      2 baterai besar
2.      1 lampu
3.      Kabel + dan –
4.      Penjepit buaya + dan –
5.      Kertas amplas
6.      2 katoda baterai besar
7.      Triplek
1.      Air hujan dan air aki
2.      Air gula (4 sendok)
3.      Air garam (garam kotak)
4.      Air sabun (4 sendok deterjen)
5.      Asam cuka
6.      Urea (3 sendok)
7.      Alkohol 70 %

Cara Kerja
1) Rangkailah alat penguji elektrolit.
2) Periksalah apakah alat penguji elektrolit dapat bekerja dengan baik atau tidak jika kedua    elektroda dihubungkan, lampu dapat menyala.
3) Masukkan salah satu larutan yang akan diuji kekuatan daya hantar listriknya dengan 2 buah katoda ke dalam gelas beker hingga setengahnya. Perhatikan jangan sampai bersentuhan.
3) Catat dan periksalah apa yang terjadi pada alat prngujinya, apaka lampu menyala atau padam, memiliki gelembung atau tidak.
4)Bersihkan kedua katoda / elektroda tersebut dengan amplas.
      5) Ulangi kegiatan 3 - 5 sampai semua larutan teruju. .
  Pembahasan
Hasil Pengamatan Kelompok Kami :
No
Bahan
Rumus
Pengamatan
Jenis Elektrolit
Lampu
Elektroda
1
Air hujan
-
Redup
Tidak ada gelembung
Non-elektrolit
2
Air garam
NaCl
Tidak Menyala
Ada gelembung
Elektrolit lemah
3
Air gula
C12H22O11
Tidak Menyala
Tidak ada gelembung
Non-elektrolit
4
Urea
CO(NH2)2
Tidak Menyala
Ada gelembung
Elektrolit lemah
5
Asam cuka
CH3COOH
Tidak Menyala
Ada gelembung
Elektrolit lemah
6
Etanol (alkohol)
C2H5OH
Tidak Menyala
Tidak ada gelembung
Non-elektrolit
7
Asam sulfat (air aki)
H2SO4
Tidak Menyala
Ada gelembung
Elektrolit lemah
8
Air sabun
-
Tidak Menyala
Ada gelembung
Elektrolit lemah
9
Amonia
NH3
Tidak Menyala
Tidak ada gelembung
Non-elektrolit
10
Asam klorida (HCl)
HCl
Redup
Ada gelembung
Elektrolit lemah
11
Akuades
-
Tidak Menyala
Tidak ada gelembung
Non-elektrolit


Hasil Pengamatan yang Benar :
No
Bahan
Rumus
Pengamatan
Jenis Elektrolit
Lampu
Elektroda
1
Air hujan
-
Tidak Menyala
Tidak ada gelembung
Non-elektrolit
2
Air garam
NaCl
Terang
Ada gelembung
Elektrolit kuat
3
Air gula
C12H22O11
Tidak Menyala
Ada gelembung
Elektrolit lemah
4
Urea
CO(NH2)2
Tidak Menyala
Ada gelembung
Elektrolit lemah
5
Asam cuka
CH3COOH
Redup
Ada gelembung
Elektrolit lemah
6
Etanol (alkohol)
C2H5OH
Tidak Menyala
Ada gelembung
Elektrolit lemah
7
Asam sulfat (air aki)
H2SO4
Terang
Ada gelembung
Elektrolit kuat
8
Air sabun
-
Terang
Ada gelembung
Elektrolit kuat
9
Amonia
NH3
Redup
Ada gelembung
Elektrolit lemah
10
Asam klorida (HCl)
HCl
Terang
Ada gelembung
Elektrolit kuat
11
Akuades
-
Tidak Menyala
Tidak ada gelembung
Non-elektrolit



Dari hasil uji coba, dan tabel diatas, diperoleh data sebagai berikut :

1) Air hujan seharusnya non elektolit karena, tidak ada gelembung saat diuji dan lampu tidak menyala, akan tetapi dalam uji larutan yang kami lakukan lampu menyala redup, ini mungkin terjadi karena alat uji elektrolit kami kotor atau bahkan salah. 
2) Air garam seharusnya lampu menyala terang dan memiliki gelembung yang banyak dan termasuk elektrolit kuat, namun dalam percobaan yang kami lakukan larutan tidak menyala tetapi ada gelembung dan tergolong elektrolit lemah, ini mungkin terjadi karena kesalahan pada alat uji elektrolit kami.
3) Air gula termasuk elektrolit lemah, lampu tidak menyala dan memiliki gelembung, akan tetapi praktikum yang kami lakukan menunjukkan lampu tidak menyala dan tidak ada gelembung, ini mungkin terjadi karena alat uji elektrolit kami kotor atau bahkan salah.
4) Asam cuka seharusnya lampu menyala redup dan ada gelembung, namun hasil dari uji larutan kami menunjukkan lampu tidak menyala, ini mungkin terjadi karena kesalahan / kerusakan alat uji larutan.
5) Etanol (alkohol) seharusnya lampu tidak menyala, ada gelembung akan tetapi hasil uji larutan kami lampu tidak menyala dan tidak ada gelembung. Mungkin ini terjadi karena kesalahan alat atau alat uji kami kotor.
6) Asam sulfat (air aki) sebenarnya lampu menyala terang dan ada gelembung, akan tetapi uji larutan yang kami lakukan menghasilkan bahwa lampu menyala redung. Mungkin ini dikarenakan alat uji kami yang kurang bersih.
7) Air sabun pada dasarnya lampu menyala terang dan ada gelembung, akan tetapi hasil praktikum kami menunjukkan lampu tidak menyala. Mungkin terjadi karena kesalahan pada alat uji elektrolit kami.
8) Urea  termasuk elektrolit lemah, lampu tidak menyala namun ada gelembung.
9) Amonia seharusnya lampu menyala redup dan ada gelembung, akan tetapi hasil praktikum kami menunjukkan lampu tidak menyala dan tidak ada gelembung. Ini mungkin terjadi karena alat uji elektrolit kami kotor atau bahkan salah.
10) Asam klorida seharusnya lampu menyala terang dan ada gelembung, akan tetapi hasil praktikum kami menunjukkan lampu menyala redup. Ini mungkin terjadi karena alat uji elektrolit kami kotor atau bahkan salah.
11) Akuades termasuk larutan non elektrolit karena lampu tidak menyala dan tidak ada gelembung.

Daftar Pustaka

Imuzcorner(2012). Penulisan Daftar Pustaka yang Benar. From : http://www.imuzcorner.com/2012/11/penulisan-daftar-pustaka-yang-benar.html
Wanibesa(2011). Larutan Elektrolit dan Non Elektrolit. From : http://wanibesak.wordpress.com/2011/06/18/larutan-elektrolit-dan-nonelektrolit-2/
Wanda Aziizah Rahayu(2013). Laporan Uji Larutan Elektrolit dan Non Elektrolit. From :   http://wandaaziizah.blogspot.com/2013/03/laporan-uji-larutan-elektrolit-dan-non.html

Reactions:

45 comments:

  1. uuu bermanfaat sekali :)

    ReplyDelete
  2. Izin copas dasar teorinya ya :)

    ReplyDelete
  3. Izin copas ka :)

    ReplyDelete
  4. izin copas yahh thankyou

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya. Terimakasih sudah berkunjung ya ^^

      Delete
  5. Makasih bgt bro info nya, sangat bermanfaat buat saya. hehe
    Jangan Lupa mampir ke blog EXPO Lowongan Kerja Terbaru ane ya Lowongan Kerja PT Pertamina

    ReplyDelete
    Replies
    1. Samasama. Terimakasih sudah berkunjung. Oke ane mampir ke blognya yaa

      Delete
  6. This comment has been removed by the author.

    ReplyDelete
  7. Assalamu'alaikum, izin copy ya kak. ini bermanfaat dan sangat membantu

    ReplyDelete
  8. assalamu'alaikum, izin copy ya kak

    ReplyDelete
  9. blognya sangat membantu kak dahlia.. terimakasih :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. haha iya dek sama sama :) temenmu pada mampir kesini semua nih

      Delete
  10. assalamualaikum maaf ka aku izin copas ya, makasih sudah membantu.

    ReplyDelete
  11. Izin copy ka, syukron infonya :)

    ReplyDelete
  12. izin copas ya. salam sukses bagi kita semua.

    ReplyDelete
  13. izin copy ya kak,Blognya membantu banget :D

    ReplyDelete
  14. izin copy ya kak,Blognya membantu banget :D

    ReplyDelete